oleh

Operasi Zebra Lancang Kuning di Riau Digelar, Ini Tujuannya

PEKANBARU – Polda Riau melaksanakan Operasi Zebra Lancang Kuning yang dimulai 4 September hingga 17 September 2023 dengan jumlah personel gabungan 1.200 orang.

Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal didampingi Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Dwi Nur Setiawan menyebutkan, operasi zebra ini adalah simbol bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat ingin melakukan proses pencegahan yang komprehensif dari teguran simpatik sampai dengan penindakan penegakan hukum secara humanis yang nantinya meniadakan kecelakaan atau menyelamatkan nyawa manusia.

“Tujuan operasi zebra ini menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas atau lebih penting lagi angka fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolda Riau.

Baca Juga  Lagi Mahasiswa Unjuk Rasa, Minta Kejati Riau Bentuk Tim Khusus Usut Izin HGU Surya Dumai Group

Disampaikannya, kegiatan operasi zebra ini mengedepankan kegiatan preentif dan preventif dan didukung pola penegakan hukum lalu lintas secara elektronik, baik statis maupun mobile dan teguran simpatik dalam rangka meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

“Dan Alhamdulillah, secara kuantitatif dan secara kualitatif terjadi penurunan yang sangat signifikan dilihat dari angka pelanggaran lalu lintas dan angka kecelakaan. Dan ini adalah indikator bahwa terjadi kesuksesan terjadi keberhasilan dari kerjasama kita secara kolaboratif dari semua stakeholder dari teman-teman TNI dari teman-teman Satpol PP, Jasa Raharja dan semua stakeholder terutama masyarakat pengguna jalan,” kata Kapolda Riau.

Baca Juga  Mantan Bendahara Partai Demokrat Riau Ini Optimistis Pemerintah Akui Kubu Moeldoko

“Saya harapkan kali ini operasi zebra bergetar positif di tengah-tengah masyarakat sampai penutupan. Jadi, kita harus menekan angka pelanggaran lalu lintas. Dan saya perintahkan seluruh PJU selama operasi zebra laksanakan dengan betul fungsi pengawasan dengan baik. Saya perintahkan dalam Operasi Zebra ini bukan hanya hari Senin sampai Jumat saja, namun lakukan setiap pagi dengan baik, sehingga efek getaran pada kota Pekanbaru, umumnya provinsi Riau,” imbuhnya.

Baca Juga  'Berebut' Kursi Ketua DPRD Riau di Mahkamah Konstitusi 

Ditambahkan Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, untuk personel Polri yang dilibatkan dalam operasi zebra tersebut berjumlah 840 orang.

“Kita menggunakan sistem stationery maupun mobile. Dan petugas kami juga menggunakan sistem memotret pelanggaran bagi kendaraan di jalan,” jelasnya.

Dirlantas juga menegaskan bahwa untuk balap liar akan ditindak tegas.(ift)

News Feed