BENGKALIS – Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bengkalis, Senin (6/9/2021). Di daerah ini, Gubri mengunjungi Pondok Pesantren Modern Nurul Hidayah, di Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, serta melakukan penanaman mangrove di Desa Mentayan.
Didampingi Bupati Bengkalis Kasmarni, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Modern Nurul Hidayah Gubri menyerahkan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp25 juta, dan menyerahkan bantuan zakat Baznas Provinsi Riau sebesar Rp300 juta kepada Baznas Kabupaten Bengkalis.
Selain penyerahan bantuan dana, Gubri juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang belajar di Ponpes Modern Nurul Hidayah Kecamatan Bantan.
Dalam kesempatan itu, Gubri mengharapkan, para santri kelak tak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga pengetahuan umum. Kombinasi ini sangat berguna khususnya ditengah kemajuan teknologi yang terus berkembang.
“Hal ini kami sampaikan kepada para pengajar, untuk lebih waspada dalam membimbing dan mengawasi para santrinya. Terlebih di Bengkalis ini sangat rentan peredaran narkoba. Pasalnya, daerah yang langsung berbatasan dengan negara Malaysia ini menjadi pintu masuk barang haram melalui jalur laut,” pesan Gubri.
Selanjutnya, didampingi Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Gubri melakukan peninjauan kegiatan penanaman mangrove di Desa Mentayan, yang dipusatkan di pantai pesisir Desa Mentayan, Kecamatan Bantan.
Dalam kesempatan tersebut, Gubri menyampaikan bahwa kunjungan ke Pesisir Pantai Desa Mentayan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pembibitan sekaligus melakukan penanaman pohon mangrove secara simbolis di tepian pantai.
“Apa yang kita lakukan pada hari ini merupakan komitmen Pemerintah untuk menjaga dan memulihkan ekosistem sekaligus mencegah terjadinya abrasi terutama di daerah pesisir, sehingga diharapkan dapat membangkitkan ekonomi masyarakat sekitar,” ucap Syamsuar.
Di tempat yang sama, Bupati Kasmarni menyampaikan salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi potensi abrasi pada daerah pesisir pantai adalah dengan melaksanakan penanaman mangrove.
“Apalagi ini adalah untuk memulihkan ekosistem mangrove di Kabupaten Bengkalis, sekaligus membantu pemulihan ekonomi nasional. Mudah-mudahan melalui adanya program ini, di tengah pandemi Covid-19 bisa membantu pemulihan ekonomi masyarakat,” harap Kasmarni.
Usai menanam mangrove secara simbolis, Bupati Kasmarni didampingi istri Gubri Misnarni Syamsuar, meresmikan Agrowisata Desa Mentayan. (adv)









