oleh

Massa GMPPK Unjuk Rasa di Gedung Bundar, Desak Kajagung Usut Kasus Dana Hibah Siak

JAKARTA – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Mahasiswa Pekanbaru Peduli Keadilan (GPMPPK), Jumat (10/6/2022) siang, menggelar unjuk rasa di depan gerbang Kejaksaan Agung di Jakarta.

Sambil berorasi, mereka membentangkan sejumlah spanduk meminta Kejagung turun tangan mengungkap dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Kabupaten Siak periode 2011 hingga 2015.

Massa aksi menilai Kejaksaan Tinggi Riau tidak mampu membongkar kasus dugaan korupsi tersebut.

Baca Juga  BARAK Minta Kejati Usut Dugaan Fee 15 Persen Proyek di PUPR Riau

Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana, membenarkan adanya aksi demo di kantor Kejagung RI.

“Benar, ada masyarakat dari Riau demo hari ini,” kata Ketut, Jumat (10/06/2022).

Kapuspenkum Kejagung juga tidak menampik bahwa tuntutan yang disampaikan para pendemo terkait dana hibah Siak.

Sebelumnya, aksi serupa juga dilakukan di Kejagung RI, dan disusul aksi-aksi di Kejati Riau.

Baca Juga  Diskusi Dubes Arab Saudi dengan SMSI, Bahas Haji dan Pendidikan

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa, tampak ikut dalam aksi di Kejagung hari ini.

Meski ada pihak yang menentang langkahnya, Iwan Pansa mengaku tidak akan berhenti menyuarakan dan mendesak pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kejati jangan berani periksa fakir miskin saja, periksa itu Gubernur,” teriaknya.

Menurut Iwan, tidak ada alasan Kejati untuk tidak mengusut kasus yang sudah menjadi perhatian masyarakat tersebut.

Baca Juga  Peningkatan Hubungan Bilateral di Bidang Pertahanan

“Hal itu sudah dijelaskan oleh BPK RI dalam LHP BPK tentang laporan keuangan Pemkab Siak tahun anggaran 2011-2015. Ini sangat jelas dan perlu proses hukum untuk membuka terang benderang dugaan korupsi dana hibah ini,” pungkasnya. (dri)

News Feed