oleh

Pakai Rapat Adat, Enam Santriwati dari Suku Melayu Tua Belajar di Rumah Qur’an Milik UAS

KAMPAR – Enam siswi dari suku Melayu Tua Dusun Nan Lima yang berada di daerah terpencil di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, mondok di Rumah Qu’ran Hajjah Rohana, milik Ustadz Abdul Somad (UAS), di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar, Provinsi Riau.

“Hari ini, Sabtu, 12 Juni, mereka sampai ke Rumah Quran Hajjah Rohana,” ujar Mahmud Arifien, aktivis yang tunak mengurus masyarakat di suku pedalaman Riau.

Keenam santri itu dihantarkan langsung oleh tokoh masyarakat Rakit Kulim, Husaini, ke Pondok Rumah Qur’an Hajjah Rohana di Rimbo Panjang.

Keberangkatan para santri calon penghapal qur’an ke rumah qur’an gratis milik UAS ini, jelas Mahmud, sudah melalui rapat adat di kampungnya.

“Sebelum mereka diantar, warga di kampung itu melaksanakan rapat adat yang dihadiri oleh para tetua adat setempat, kemudian baru diputuskan untuk mengantarkan calon santri tersebut ke pondok,” jelasnya.

Baca Juga  Gencar Sosialisasikan Yayasan Tabung Wakaf Umat, UAS Sambangi Kantor Pemerintah

Rumah Qur’an Hajjah Rohana berdiri di bawah Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana
dengan nomor akta 5020092614102528. Rekening Yayasan tercatat di Bank BNI Syariah dengan nomor rekening 7677777656 atas nama Yayasan Pendidikan Hajjah Rohana.

“Belajar di rumah qur’an ini gratis, tidak dipungut biaya,” ujar ustadzah Netty Wardah, yang sehari-hari menemani para siswi penghapal qur’an ini. (*/nb)

News Feed