oleh

Kapolda Riau Perintahkan Dirnarkoba, Kapolres dan Jajaran Tindak Tegas Pelaku Narkoba

PEKANBARU-Polda Riau berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di wilayah Riau dan dilakukan pemusnahan Barang Bukti narkotika jaringan internasional, bertempat di Mapolda Riau, Jum”at (12/4/2024).

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika hasil ungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis shabu diantaranya sebanyak 25.111,54 gram (25,11 kg) dan ekstasi 34.250 butir, ganja 3.005,80 gram (3 kg) dan Happy Five 70 butir.

Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal mengatakan, dalam Standar Operating Prosedur (SOP), norma aturan baku menurut undang-undang bahwa ketika petugas kepolisian mengungkap suatu perkara narkotika Narkoba harus segera mungkin dimusnahkan dan ini komitmen kami melaksanakannya.

“Dalam pemusnahan barang bukti Narkoba ini, semua stakeholder bahkan sampai tersangkanya kita hadirkan disini. Dan barang bukti dari periode Mei sampai Juni 204 dari 11 kasus, 6 diantaranya adalah kasus jaringan internasional,” ujar Kapolda Riau.

Bukan hanya dari Polri, sambung Irjen Pol M Iqbal, mulai dari teman-teman TNI, Bea Cukai, kejaksaan, lembaga adat Melayu Riau serta pemerintah provinsi ataupun kabupaten/kota di Riau bersama-sama melakukan preventif dan preventif strike, serangan-serangan pencegahan walaupun ada satu preventif dan preventif strike yang tidak bisa juga ditinggalkan yaitu pengungkapan kasus.

Baca Juga  Lakukan Penganiayaan Berat, Orang 'Bagak' di Kampung Tak Berkutik Saat Ditangkap Polisi

“Di era saya, saya tegas mengatakan bahwa pengedar-pengedar itu tidak ada ruang di provinsi Riau. Saya perintahkan direktur reserse narkoba, para Kapolres dan timnya untuk tindak setegas-setegasnya terhadap pelaku penyalahgunaan narkoba, walaupun akibatnya pengedar-pengedar itu harus tidak ada nyawa lagi di bumi ini, dengan catatan ada mekanisme, ada SOP apabila dia membahayakan nyawa petugas dan membahayakan nyawa masyarakat lain, tindakan tegas kita diperbolehkan itu oleh aturan. Saya ingatkan lagi, pengedar-pengedar atau calon-calon pengedar, hentikan itu, kalau tidak akan berakibat sangat fatal bagi pengguna. Kita akan terus melakukan penegakan hukum di manapun, di gunung-gunung, di hutan-hutan, di laut-laut, apalagi di kampung-kampung yang katanya ada kampung narkoba. Saya sudah perintahkan direktur reserse Narkoba dan timnya seluruh Kapolres dan timnya agar tidak ada lagi istilah kampung Narkoba di provinsi Riau ini,” tegas Kapolda Riau.

Baca Juga  Penerima Vaksin Mencapai 10,2 Juta Orang

Kapolda Riau kembali menegaskan ke anggotanya untuk membersihkan Narkoba dari Riau.

Setelah dibersihkan, sambung jenderal bintang dua itu, kita lakukan sosial engineering. Kita berkolaborasi minta tolong kepada pemerintah provinsi, tokoh agama, tokoh masyarakat, Pemerintah kabupaten/ kota, tokoh Pemuda, bahkan teman-teman semua untuk kita rubah yang namanya tidak ada lagi itu semua kampung-kampung yang katanya tadi kampung-kampung narkoba.

“Saya kira tim saya sudah paham semua itu. Kalau tidak dapat membersihkan ini semua, saya nggak mengancam, yang tadi saya sebutkan, yang hebat-hebat itu jika tidak menunjukkan kehebatannya, akan saya pindahkan. Tetapi, kalau misalnya yang hebat-hebat itu menunjukkan kehebatannya untuk melindungi masyarakat, untuk melindungi generasi muda, jangan sampai lost generation, karena diiming-iming atau diracun oleh pengedar-pengedar narkoba. Yang hebat itu akan saya promosikan bisa masuk sekolah, bisa langsung jadi bintang dan saya akan lapor kepada pak Kapolri karena kehebatannya,” tutur Kapolda Riau.

Baca Juga  Innalillahi wa innalilahi roji’un! Satu Lagi Dokter di Riau Meninggal karena Corona

Sementara itu, Asisten I setdaprov Riau Zulkifli Syukur dalam sambutannya memberikan apresiasi ke Kapolda Riau beserta jajaran.

Narkoba adalah musuh kita semua yang merusak, tidak hanya anak bangsa, tapi seluruh sendi kehidupan. Oleh karena ini, kita mengajak bersama-sama untuk memusuhi narkoba, dan bisa menyelamatkan ribuan dan bahkan ratusan masyarakat dan anak bangsa yang ada di provinsi Riau. Kami, sekali lagi, mengucapkan terima kasih kepada bapak Kapolda dan jajarannya serta kolaborasi, mulai Kapolda dari TNI dari Kejati dan dari pemerintah dan bahkan dari LAM Riau,” jelas asisten 1 Setdaprov Riau.(ift)

News Feed