oleh

Copot RW sepihak, Lurah Padang Terubuk di demo warga

Pekanbaru (Siberindo.co) – Buntut masalah pencopotan Ketua RW secara sepihak oleh Lurah Padang Terubuk Kota Pekanbaru, berbuah demo warga yang kembali meminta lurah tersebut di copot.

Kejadian berawal ketika sejumlah Ketua RT dan RW di Kelurahan Padang Terubuk menolak pendistribusian bantuan keuangan bagi warga terdampak covid- 19 dari Pemerintah Provinsi Riau senial Rp100 juta beberapa waktu lalu. Alasan penolakan bantuan tersebut, karena dinilai tidak transparan dan menyalahi regulasi.

Baca Juga  Jelang Pemilu 2024: Komisi II DPR RI Puji Jenderal Dudung Jaga Netralitas TNI

Dilain pihak, Lurah Padang Terubuk, Raymond Akhmadin Saragih menganggap Ketua RW yang tidak mau menerima dan menyalurkan bantuan tersebut, sama dengan tidak mendukung program pemerintah.

Persoalan tersebut juga sempat dibawa ke rapat dengar pendapat dengan anggota Dewan Kota Pekanbaru pekan lalu, Senin (13/07/2020).  Meski mendapat tekanan dari beberapa anggota dewan, Raymod tetap bersikukuh mebatalkan SK RW yang tidak mau berkerjasama tersebut.

Baca Juga  Sumbar Salip Riau dan Kepri, Ini Sebaran 34.257 Kasus Baru Corona di RI 19 Juli

Puncaknya, Senin (20/07/2020), ratusan warga datangi kantor Lurah Padang Terubuk kecamatan Senapelan di Jalan Melati, menuntut agar Raymond dicopot dari jabatannya.

Dari pantauan, tidak ada tanggapan dari pihak Kelurahan, sementara Raymond juga tidak terlihat berada di kantornya. Meskipun demikian aksi warga berjalan tertib dan menjelang Dzuhur warga berangsur membubarkan diri.

Baca Juga  Awal Juni, Arsjad Rasjid Kukuhkan Pengurus Kadin Riau 2022-2027 dan Gelar Rapimprov

Pewarta : Safrinayanti

Komentar

News Feed