oleh

Apa Misi SF Hariyanto? Catatan Helmi Burman

GUBERNUR Riau, Syamsuar, sepertinya melanggar kebiasaan yang berlangsung selama ini ketika melantik Sekretaris Daerah Riau, SF Hariyanto, Rabu (18/8/2021), di Balai Serindit, gedung Gubernuran Riau.

Sudah saya bolak-balik sejarah panjang karir PNS Syamsuar dan Hariyanto di Riau. Begitu juga di organisasi masyarakat atau lainnya. Tidak satu pun saya temukan bahwa kedua tokoh ini pernah berhubungan erat, baik pribadi maupun kedinasan.

Sepengetahuan saya dan lazimnya terjadi, Sekda adalah jabatan penting dan strategis yang pasti diduduki orang terdekat dan terpercaya oleh penguasa. Seperti halnya Yan Prana Jaya yang menjadi Sekdaprov Riau pertama, di masa kepemimpinan Syamsuar, sebelum ditahan Kejati Riau.

Awalnya, saya dan juga semua orang yang mengerti soal pemerintahan, pasti menduga bahwa pengganti Yan Prana adalah orang yang bisa dipercaya Syamsuar. Dan, ada beberapa nama yang beredar secara bisik-bisik di luar sana. Tentunya, dengan melihat kedekatannya dengan sang gubernur.

Baca Juga  Andi Putra Ditahan KPK, Suhardiman Amby Plt Bupati Kuansing

Alih-alih membawa nama orang dekatnya, dalam proses seleksi calon sekda itu, keluar tiga nama di mana salah seorang di antaranya tidak pernah terpikirkan sama sekali. Dia adalah SF Hariyanto, mantan Kadis PU Riau dan Kadispenda Riau, dan terakhir salah satu Inspektur di Kementerian PUPR.

Saya pribadi, kenal dekat dengan SF Hariyanto. Sama-sama alumni Smansa Pekanbaru. Satu angkatan malah, ‘83. Pernah bermitra sewaktu saya di Komisi D DPRD Riau dan beliau di Dinas PU Riau. Selain itu, sama-sama pengurus KONI Riau periode 2014-2018.

Baca Juga  Riau Status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan!

Tapi, begitu namanya ada di dalam satu dari tiga nama yang lolos untuk diusulkan ke Depdagri, saya mulai menghubung-hubungkannya dengan banyak hal.

Mustahil namanya bisa masuk tiga besar jika tidak ada apa-apanya. Lebih mustahil lagi jika masuknya nama dia dihubungkan dengan kedekatannya dengan Syamsuar. Tidak mungkin!!!

Apakah ada suatu kekuatan yang lebih besar, menginginkan Hariyanto menjabat sebagai Sekda Riau? Dan itu tidak bisa ditolak Syamsuar?

Tapi, siapa yang memiliki kekuatan sebesar itu? Apa tujuannya? Ahhh….!!!! Begitu banyak alasan yang berkelebat liar di benak saya.

Yang membuat saya lebih terkagum-kagum, pelantikan Sekda Riau kali ini berbeda dari biasanya. Sesuai protokol kesehatan, undangan resmi hanya 18 orang. Terdiri dari unsur Forkopimda, beberapa kepala dinas dan kepala biro, plus Supirman S.Sos, Staf Khusus Badan Siber dan Sandi Negara.

Baca Juga  Pemilihan Ketum KONI Riau Rasa Pilkada, Catatan Helmi Burman

Ini undangan resmi, lho? Apa kepentingannya coba? Selain itu, tidak dicantumkan dalam undangan, hadir juga seorang staf Kemendagri, dan Irjen PUPR, atasan SF Hariyanto di PUPR.

Nah, hebat kan? Apa ada juga yang merasakan keanehan itu? Atau jangan-jangan, cuma saya sendiri yang terlalu mengada-ada???

Tapi apa pun alasannya, saya tetap ikut bangga bahwa Sekda Riau sekarang adalah kawan lama saya. Selamat, Bro!! ***

*Helmi Burman

Wartawan Riau.siberindo.co

News Feed