oleh

Rumahnya Retak Akibat Proyek IPAL SC3/NC PT Adhi Karya, Ade: Apa Nunggu ‘Rubuh’ Dulu Baru Diperbaiki

PEKANBARU – Ade Ismail (27 tahun), warga Jalan Dr. Leimena/Karet Nomor 120 Kota Pekanbaru, pantas kesal dan marah karena sudah dua bulan rumahnya retak-retak akibat pemancangan pekerjaan open trench (galian terbuka) proyek IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah) Paket SC3/NC (North Catchment) yang dilakukan oleh PT Adhi Karya-PT Jaya Konstruksi (KSO).

“Parah kali kerusakan rumah saya, retak-retak, dan plafon rumah saya runtuh, akibat pemancangan proyek IPAL oleh PT. Adhi Karya,” ujar Ade Ismail, kepada media siber ini, Jumat (21/10/2022)

Yang membuat Ade kesal dan marah, kerusakan rumahnya yang bertingkat dua dan berada di RT 02 RW 01, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota itu, sudah dilaporkan ke RT, RW, dan Lurah, bahkan ke Humas Adhi-Jaya Konstruksi.

“Namun sampai saat ini tidak kunjung diperbaiki, apa menunggu rumah kami rubuh dulu baru diperbaiki,” sebut Ade kesal.

Dikonfirmasi, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Riau, Abdul Halil Kastella, ST., MT mengatakan, “Saya juga baru menjabat Kabalai Riau. Akan kami lakukan asesmen tingkat kerusakan akibat kegiatan NC, terutama di Jalan Leimena bersama-sama Penyedia jasa, PIAC (Konsultan), LPMU Kota Pekanbaru dan Balai PPW. Ini sebagai dasar perbaikan yang akan dilakukan oleh penyedia jasa Adhi Karya.”

Baca Juga  Pulau Kosiok Jadi Destinasi Wisata Favorit, Semua Ada Disini

Mengingat kegiatan NC dan WTP (BI) menggunakan pinjaman luar negeri ADB dan sebagai penanggung jawab CPMU pusat, maka semuanya harus disetujui oleh ADB, sebutnya.

“(Terkait) perbaikan rumah, akan dilakukan setelah memastikan tidak ada lagi aktivitas kegiatan baik itu open trench yang menggunakan alat berat untuk penanaman pipa, manhole (lubang parit) sampai dengan commissioning (uji coba),” ujarnya.

Baca Juga  HPN 2023: Ekspedisi Geopark Kaldera Toba SMSI Disambut Puluhan Becak BSA Siantar

Dikonfirmasi terpisah, Humas Adhi-Jaya Konstruksi (KSO), Sucipto, mengatakan, terkait perbaikan rumah di Jalan Dr. Leimena/Karet Kota Pekanbaru, akibat dampak dari pada pekerjaan menjadi tanggung jawab PT Adhi Karya-PT Jaya Konstruksi (KSO).

“Untuk sementara ini memang belum kita lakukan perbaikannya karena masih kami data, dan rencananya dalam waktu dekat akan kami survei ulang dengan Direksi dan konsultannya,”  terangnya. (nb)

News Feed