PEKANBARU – Hampir dua tahun berlalu, ternyata proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Paket SC-2 senilai Rp141,45 miliar yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero) Wilayah I – PT. Rosa Lisca (KSO), belum tuntas pekerjaannya.
Faktanya, beberapa hari terakhir ada pekerjaan berat pemasangan pipa penyambung dari pipa utama di Jalan Melur ke Jalan Lily III, daerah Sukajadi, Kota Pekanbaru. Padahal, pekerjaan ini sudah berakhir pada April 2021, itu pun setelah perpanjangan 90 hari.
Sayang, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/2/2023), Direktur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Ir Diana Kusumastuti MT, bungkam dan tidak membalas pertanyaan yang dikirim riausatu.com, sampai berita ini tayang padahal sudah dibaca.
Dihubungi terpisah, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Riau, Abdul Halil Kastella, membenarkan ada kegiatan yang masih dikerjakan di SC-2, tepatnya di Jalan Lily III yang terkoneksi dengan MH87, ada perbaikan diakibatkan oleh pipanya mampet .
‘’Setelah diuji coba berkala atau tes aliran, ada penyumbatan lumpur yang telah mengeras, (karena itu) diharuskan untuk membongkar sepanjang 6 meter dan dibersihkan agar pengaliran dari Jalan Lily III ke MH87 (Jalan) Melur, dapat mengalir lancar dengan kedalaman 4 meter,’’ sebutnya.
Kemudian, jelas Abdul Halil Kastella, agar tidak terjadi longsor maka dipasang dinding penahan (Sheet Pile), mengingat sistem perpipaan kita dengan metode gravitasi sampai ke pump station, sebelum dipompa ke IPAL untuk diolah.
‘’Penyedia jasa PT. Hutama Karya-PT Rosa Lisca (KSO) masih dalam pemeliharaan dari PHO (Provisional Hand Over/serah terima sementara pekerjaan) ke FHO (Final Hand Over/serah terima akhir pekerjaan), dan akan berakhir di tahun 2023,’’ tutupnya.
Namun, apa yang disampaikan Kepala BPPW Riau agak berbeda dengan yang disampaikan pekerja di lapangan, Senin (20/2/2023) sore. Menurutnya, saat pekerjaan mau selesai April 2021, pipa PDAM pecah dikarenakan pekerjaan IPAL; saat itu Jalan Melur di depan Hotel Sukajadi tergenang air beberapa lama.
‘’Waktu itu, pipa PDAM pecah. Pekerjaan pemasangan pipa penyambung sepanjang 6 meter dari pipa utama di Jalan Melur ke pipa Jalan Lily III, dihentikan. Baru sekarang mau dipasang, Pak,’’ ujar salah seorang pekerja ketika ditanya media siber ini, seraya membenarkan bahwasanya dana baru turun. (nb)








