oleh

Rapat Karhutla Secara Virtual, Wali Kota Imbau Tetap Waspada

PEKANBARU – Walikota (Wako) Pekanbaru Dr. Firdaus, S.T., M.T mengikuti rapat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Walikota mengikuti rapat secara virtual dari ruang rapat Walikota Pekanbaru, Lantai V Komplek Perkantoran Tenayan Raya, Senin (22/2).

Firdaus, menyebut Kota Pekanbaru masih zero fire pasca ditetapkan nya status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau

Baca Juga  Wali Kota Firdaus Pekanbaru Ajak Guru Berinovasi di Sekolah

Hingga saat ini belum ada terpantau munculnya titik api di wilayah Kota Pekanbaru. Namun, walaupun begitu, ia meminta dinas terkait untuk tetap waspada.

“Kita mengutamakan tentang pencegahan, dari pada melakukan aksi dalam penanganan (Karhutla),” ujar Firdaus, usai mengikuti rapat Pengendalian Karhutla di Komplek Perkantoran Tenayan Raya bersama Presiden RI.

Menurutnya, di Kota Pekanbaru hanya memiliki potensi kebakaran lahan. Karena Pekanbaru sendiri tidak memiliki hutan.

Baca Juga  Pecah Rekor Lagi! Tambah 194, Kasus Positif Corona di Riau Jadi 3.163

Saat ini untuk Provinsi Riau terdapat 29 titik api. Sebagian besar berada pada Kabupaten Indragiri Hilir, Dumai, Bengkalis, dan Siak.

“Dengan curah hujan yang sedikit, ini tentu dapat berpotensi terjadi nya titik api. Apalagi pada lahan gambut,” terangnya, seperti dilansir dari pekanbaru.go.id.

Firdaus menambahkan, dalam penanganan Karhutla ini melibatkan semua unsur. Tidak hanya pemerintah saja, namun ada instansi TNI, dan Polri.

Baca Juga  Dua Kecamatan Ajukan Lokasi Tempat PKL Berjualan

“Jika penanganan Karhutla di wilayah nya tidak dilaksanakan secara Baik, resiko nya jabatan,” tutupnya. (*/cr1)

News Feed