oleh

Dispusip Pekanbaru Bersama DPRD Kabupaten Karo Bahas Peningkatan Minat Baca

PEKANBARU – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Pekanbaru, Nelfiyonna menyambut kedatangan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo, Kamis (22/4) kemarin. Mereka membahas upaya peningkatan minat baca dan kunjungan perpustakaan selama masa pandemi Covid-19.

Dirinya mengatakan bahwa Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru telah berinovasi pada layanan berbasis teknologi. Maka beberapa layanan tetap bisa diakses secara online.

“Selama Covid-19 tetap berbuat, sebelumnya kami sempat tutup selama dua bulan. Namun sekarang telah kembali buka setiap hari dengan menerapkan protokol kesehatan. Mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak,” ungkap Nelfiyonna dalam pertemuan itu.

Baca Juga  Karantina Mandiri 5x24 Jam Bagi Warga Nekat Mudik ke Kota Jambi

Pemerintah Kota Pekanbaru sangat fokus dalam pengembangan perpustakaan seperti yang tertuang dalam visi Walikota Pekanbaru untuk mewujudkan Pekanbaru smart city madani melalui pilar smart people. Perpustakaan berperan meningkatkan kualitas SDM yang berwawasan dan berdaya saing melalui literasi.

“Pada 2016 lalu, Pemko Pekanbaru meluncurkan aplikasi perpustakaan digital iPekanbaru dan saat ini telah ada delapan ribu koleksi buku yang bisa dibaca dimanapun dan kapanpun,” jelasnya.

Baca Juga  Selama Mudik Lebaran, 5.900 Armada Bus di Jatim Terancam Tak Beroperasi

Nelfiyonna juga menggungkapkan bahwa pihaknya giat menggelar kegiatan berbasis teknologi, seperti webinar, kegiatan mendongeng online bareng netizen (Kemon), radio streaming, lomba literasi dan lainnya.

“Karena banyak kegiatan yang tidak bisa dilakukan selama pandemi, seperti kunjungan sekolah ke perpustakaan, perpustakaan keliling. Inilah upaya kami dalam meningkatkan minat baca dan kunjungan ke perpustakaan,” kata Nelfiyonna, dilansir dari pekanbaru.go.id.

Anggota DPRD Kabuapaten Karo, Agra Reynold Gurning mengatakan bahwa selama pandemi Covid-19, jumlah kunjungan perpustakaan mengalami penurunan. Pemerintah awalnya menargetkan bisa menerima kunjungan hingga 21 ribu pengunjung ke perpustakaan.

Baca Juga  Masyarakat Harus Tetap Ikuti Prokes Pasca Vaksinasi Covid-19

“Namun hanya tercapai empat ribu kunjungan. Selain itu, masalah jumlah koleksi perpustakaan yang masih kurang. Kunjungan kami kali ini ingin berdiskusi terkait upaya Dispusip Pekanbaru untuk meningkatkan minat baca. Mulai inovasi-inovasi, kebijakannya,” pungkasnya. (*/cr1)

News Feed