oleh

Isu HAM di Berbagai Kerangka Internasional

Direktorat HAM dan Kemanusiaan telah menyelenggarakan National Outreach dan Jaring Masukan kedua untuk Posisi Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB, ​20 April 2021. Kegiatan National Outreach dilaksanakan dengan melibatkan secara luas Kementerian atau Lembaga terkait pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Kemko Polhukam, Kementerian Hukum dan HAM, Bappenas, Kementerian Agama, POLRI, dan TNI.

Dilansir dari situs kemlu.go.id, ​Mengawali national outreach, Direktur HAM dan Kemanusiaan, Kementerian Luar Negeri​ paparkan beberapa update dinamika pembahasan isu-isu HAM pada Dewan HAM PBB Sesi ke-46 bulan Maret 2021. Salah satu dinamika yang paling terlihat adalah melebarnya polarisasi posisi antara mayoritas negara berkembang dengan negara maju. Polarisasi terlihat jelas terutama dalam pembahasan situasi HAM di negara-negara spesifik tertentu.

Menanggapi update ini, Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Multilateral Kemko Polhukam, Ramadansyah tekankan bahwa polarisasi ini justru menjadi momentum bagi Indonesia untuk tunjukkan kepemimpinannya yang bebas dan aktif. Guna memberikan perspektif pembahasan yang berimbang, Indonesia juga dapat secara aktif mendorong pengamatan situasi HAM di negara-negara maju.

Dalam diskusi partisipan juga menyampaikan sejumlah isu tematik yang dapat terus dikedepankan Indonesia dalam berbagai kerangka pembahasan HAM internasional. Beberapa diantaranya adalah isu bisnis dan HAM serta isu perlindungan HAM masyarakat Palestina. Selain kerangka Dewan HAM PBB, Indonesia juga dapat secara konsisten mendorong leadership melalui kerja sama Dialog HAM Bilateral yang telah dibentuk dengan negara-negara strategis.
Selama keanggotaannya dalam Dewan HAM PBB 2020 – 2022, Direktorat HAM dan Kemanusiaan secara aktif melakukan National Outreach dan Jaring Masukan. National Outreach dan Jaring Masukan dilakukan sebagai salah satu program utama untuk membumikan capaian Indonesia dalam pembahasan isu-isu HAM di tingkat global. National Outreach ditujukan juga untuk menjadi kerangka review hasil pembahasan Dewan HAM pada sesi-sesi yang telah terlaksana, serta posisi nasional Indonesia dalam berbagai pembahasan isu HAM ke depannya. (*/cr2)

News Feed