Selasa, 28 April 2026 | 02:42 WIB
oleh

Pekanbaru Akan Bongkar Rumah Kiar di Bantaran Sungai Sail

“Ada dua bangunan diduga memperkecil lebar Sungai Sail.  Padahal, garis sempadan sungai sudah diatur oleh pemerintah,” kata Wali Kota Pekanbaru  Firdaus MT di Pekanbaru, Senin.

Firdaus MT mengatakan bangunan di bantaran Sungai Sail tak bisa ditolerir, dan itu muncul dari izin yang tidak diterapkan secara disiplin.

Baca Juga  Kapasitas Penuh, Muzani Minta Fasilitas di Kompleks GBK Dijadikan RS Darurat Corona

Dia memperkirakan  bangunan itu dibangun sekitar 25 tahun lalu, dan masalah bangunan di bantaran Sungai Sail sudah muncul waktu itu.

“Sekarang, tak bisa seperti membalikkan telapak tangan walaupun kita tahu masalahnya,” kata  Firdaus MT.

Oleh karena itu,  lanjut  Wako, dari hasil rapat evaluasi  normalisasi Sungai Sail harus dilakukan meski harus menelan biaya besar.

Baca Juga  Kajian Kelayakan Pendirian Politeknik Negeri Pekanbaru

“Kami akan membongkar jembatan yang tiangnya di tengah Sungai dan banyak tiangnya lagi. Saya sudah perintahkan Dinas PUPR membongkar jembatan itu,” kata  Firdaus MT.

Selain jembatan  katanya, rumah-rumah yang dibangun di bantaran Sungai Sail harus ditertibkan. Rumah itu harus dibongkar dan penghuninya diberi santunan sesuai aturan.

“Dinas PUPR yang melakukan eksekusi bangunan itu. Saya minta Kepala Dinas PUPR bekerja dahulu di lapangan,”  kata Firdaus.

Baca Juga  Harga Sembako di Pekanbaru Relatif Stabil

Sebelumnya bencana Banjir melanda tiga daerah di Provinsi Riau, yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hulu selama beberapa hari ini.

Pemerintah provinsi sudah mengirim bantuan ke daerah-daerah yang menghadapi banjir. (*/cr9)

Sumber: Riau.antaranews.com

News Feed