oleh

Ada Apa? Sekdaprov ‘Bawa-bawa’ Nama Gubernur dan Kajati Riau Terkait Proyek Puluhan Miliar Rupiah

PEKANBARU – Belakangan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto, acapkali membawa-membawa nama pejabat teras di Provinsi Riau terkait proyek bernilai puluhan miliar rupiah.

Terkini, nama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Dr Supardi SH MH yang disebut-sebut Sekdaprov SF Hariyanto terkait ponton yang menabrak Jembatan Padamaran II pada tahun 2021.

“Saya sudah bicara dengan Pak Kajati, beliau sudah 10 tahun bertugas di KPK, karena kerugian negara cukup besar akibat kerusakan Jembatan Pedamaran II yang ditabrak ponton,” ucap SF Hariyanto, seperti diberitakan cakaplah.com, Sabtu (24/9/2022).

Akibat kerusakan Jembatan Padamaran II ditabrak ponton ini, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR Riau pada 2022 melakukan perbaikan dengan nama kegiatan Pemeliharaan Berkala Jembatan Pedamaran II Kabupaten Rokan Hilir, perusahaan pemenang Agciran Teknik dengan harga penawaran Rp29.044.744.620,31.

Baca Juga  Kebun Ilegal, YLBHR Gugat Oknum Pejabat KemenPUPR dan PT NWR

Sebelumnya, Sekdaprov Riau SF Hariyanto juga disebut-sebut membawa-membawa nama Gubernur Riau Syamsuar terkait proses tender Rekonstruksi/Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Bagan Siapi Api – Teluk Piyai (Kubu) (DAK), yang dimenangkan PT. Vetia Delicipta dengan harga penawaran Rp25.505.757.930,81.

“Khusus paket Kubu (lanjutan) ini ditender ulang karena diduga dipaksakan pemenangnya adalah orang yang sama dengan paket yang sama tahun lalu, yang berujung ditabraknya Jembatan Padamaran II oleh tronton yang membawa material proyek tersebut,” ungkap sumber.

Baca Juga  Kunker ke Rokan Hilir, Gubri Syamsuar Cek Pembangunan Jalan Ruas Bagansiapiapi-Kubu

Sumber yang enggan namanya diposting media siber itu memastikan, tidak benar bahwasanya Gubernur Riau mengintervensi Pokja dan atau Kepala OPD terkait penetapan pemenang proyek di lingkungan Pemprov Riau.

“Kami sudah sering mendengar nama pak Gubernur disebut-sebut terkait penetapan pemenang proyek di Pemprov Riau, termasuk Sekdaprov, tak benar itu,” tegas sumber yang juga tim sukses Syamsuar-Edy Natar Nasution di Pilgubri 2018.

Dikonfirmasi riausatu.com via pesan WhatsApp, Selasa (27/9/2022) siang, Kajati Riau Supardi meminta agar permasalahan terkait proyek Jembatan Pedamaran II tidak usah diperpanjang.

Baca Juga  Buka Puasa Bersama Pengurus Partai Golkar Pekanbaru, Ini Permintaan Khusus Syamsuar

“Intinya, saya tidak pernah memberikan pendapat, diminta advise, diajak konsultasi oleh siapapun tentang permasalahan yang telah terjadi dalam proyek tertentu, formal maupun informal. Saya tahu persis masalah yang terjadi dalam proyek itu dari media,” tulisnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekdaprov Riau SF Hariyanto tidak berhasil dihubungi sampai berita ini tayang. Pertanyaan yang dikirim via chat WhatsApp ke nomor 0813-8862-2*** tidak dibaca, karena nomor WA riausatu.com masih dalam status diblokir yang bersangkutan. (nb)

News Feed