oleh

Gara-gara Covid-19, Anggota DPRD Riau Gagal Jalan-jalan ke Luar Negri

PEKANBARU – Ini mungkin salah satu sisi baik pandemi Covid-19 yang juga mewabah di provinsi Riau. Gara-gara pandemi ini, anggota DPRD Riau yang sedianya akan melakukan kunjungan ke sejumlah negara di dunia akhir tahun ini, akhirnya batal. Tak kurang Rp16 miliar rupiah uang rakyat terselamatkan karenanya.

Kemudian pengadaan mobil dinas senilai Rp10 miliar untuk 4 pimpinan DPRD Riau yang dianggarkan dalam APBD 2020 ini juga dibatalkan.

Sekretaris Dewan DPRD Riau Muflihun menjelaskan, akibat pandemi covid-19, sejumlah agenda DPRD Riau digeser jadwalnya. Termasuk agenda perjalanan dinas ke luar negri seluruh anggota DPRD Riau akhir tahun ini yang juga dibatalkan.

Baca Juga  Panitia Kurban Idul Adha Masjid Muthmainnah Pekanbaru Potong 11 Sapi dan 8 Kambing

“Ada banyak agenda dewan yang tahun ini terpaksa dibatalkan dan dikurangi akibat pandemi. Salah satunya perjalanan dinas ke luar negeri dan pengadaan mobil dinas pimpinan karena anggarannya sudah digeser,” jelas Muflihun,” Selasa (28/7).

Pemprov Riau bahkan sudah menyetujui pembatalan atau penggeseran anggaran plesiran wakil rakyat tersebut, dan anggarannya akan digeser untuk kegiatan yang lebih prioritas. Selain itu kegiatan observasi bimtek anggota dewan juga ikut dibatalkan.

Kegiatan reses anggota DPRD Riau ke daerah pemilihan juga dikurangi dari 16 titik menjadi 10 titik. Sedangkan pembatalan kegiatan di lingkungan sekretariat DPRD Riau termasuk termasuk pembahasan Peraturan Daerah (Perda), dari target 20 pembahasan sebelumnya dikurang menjadi 10 Perda.

Baca Juga  Masyarakat Harus Tetap Ikuti Prokes Pasca Vaksinasi Covid-19

Dibatalkannya pengadaan mobil dinas pimpinan dewan yang membebani anggaran rakyat tersebut mendapat respon baik dari tokoh muda Riau yang juga politisi Gerindra , Taufik Arrakhman. Menurutnya, ditengah suasana pandemi Covid-19 ini, berbagai pihak sepatutnya mendahulukan kegiatan yang lebih prioritas dan bermanfaat langsung pada masyarakat. Apalagi pandemi ini memerlukan cadangan keuangan yang tak bisa diprediksi pemerintah daerah.

” Saya dukung pembatalan dua kegiatan tersebut ditengah pandemi ini. Ini keputusan yang sangat tepat, karena kebutuhan masyarakat harus diutamakan,” ujar Taufik, Wakil Ketua Gerindra Riau ini.

Lagipula, pengadaan mobnas dan kunjungan kerja ke luar negri menurutnya bisa ditunda pelaksanaannya. Sementara kebutuhan masyarakat sesuatu tidak bisa ditunda-tunda. ” Saya dukung kebijakan teman-teman di legislatif, yang peka dengan situasi saat ini,” ujar Taufik.

Baca Juga  PLN Icon Plus Tertibkan Kabel Fiber Optic Ilegal di Jaringan Milik PLN

Disorot FITRA

Pengadaan mobnas untuk 4 pimpinan DPRD Riau ini, sebelumnya sudah mengundang sorotan masyarakat. Dengan anggaran
Rp10 miliar tersebut, FITRA menilai dua kegistan ini bentuk pemborosan uang rakyat.

“Sebaiknya dibataljan saja karena Ini hanya membebani APBD, ” ujar Direktur Fitra Riau Triono Hadi, beberapa waktu lalu.

Tiga jenis kendaraan dinas yang dianggarkan untuk pimpinan DPRD Riau adalah sedan, dengan bajet Rp 2,165, Miliar, Jeep Wrangler senilai Rp 7,100 Miliar dan mobil dinas jenis mikro bus senilai Rp 1,148 Miliar.(Nin/Iniriau.com)

Komentar

News Feed