oleh

Tips Atasi Kulit Kering Saat Berpuasa

JAKARTA – Salah satu hal yang harus dihadapi setiap umat muslim saat melaksanakan ibadah puasa adalah masalah dehidrasi. Hal itu karena tubuh kekurangan cairan saat kita berpuasa. Selain itu, pemilik kulit kering juga akan melihat kulit mereka semakin kering dan bersisik akibat kurang cairan tubuh.

Nah, untuk mengatasinya, berikut ini beberapa caranya, seperti dilansir laman Genpi.co.

1. Tidur Lebih Baik Seorang spesialis tidur, Michael Breus mengatakan ketika kurang tidur, Anda akan memiliki kulit pucat dan lingkaran di bawah mata, dan terlihat bengkak karena mempertahankan cairan dan akan terlihat lelah.

Baca Juga  Pencanangan Zona Integritas Perlu Diikuti Aksi Nyata

Kurang tidur sangat berbahaya karena seseorang akan melewatkan jam-jam penting ketika tubuh memproduksi hormon pertumbuhan dan testosteron. Cara mengembalikan pola tidur adalah dengan bangun pagi secara konsisten pada saat yang sama di akhir pekan maupun satt hari kerja.

” Tidak peduli kapan Anda pulang malam sebelumnya. Ini adalah cara terbaik untuk memperbaiki tidur,” kata Breus.

2. Puasa Puasa intermiten bisa memotong kembali kalori beberapa hari dalam seminggu, yag membantu menjaga usus tetap sehat. ” Pada hari-hari Anda berpuasa, tubuh menyerap lemak untuk energi dan lemak pertama yang digunakan adalah lemak perut,” kata Mark Mattson, kepala Laboratorium Neurosciences di National Institute on Aging.

Baca Juga  Menko PMK Ajak Semua Masyarakat Berdoa Khusyuk Untuk Korban ABK KRI Nanggala 402

Untuk berpuasa dengan benar, dua hari seminggu, makan sekitar 500 kalori. Cobalah telur rebus, kacang, dan sayuran segar. Berpuasa dengan cara ini juga terbukti meningkatkan energi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kemampuan jantung Anda untuk menangani stres.

3. Latihan Sprint Kardio Lemak yang menumpuk di area dada bisa terjadi karena penurunan testosteron.
Kuncinya adalah membuat mereka cukup keras untuk menimbulkan rasa panas setelahnya. Untuk melakukannya, pilih aktivitas kardio apa saja, dan bergantian antara satu menit latihan dan satu menit pemulihan selama 20 menit. Tiga sprint pertama harus 80 persen lebih maksimal. Berikutnya, pilih 85 hingga 90 persen. Crank ke 95 persen untuk dua step berikutnya, dan buat dua latihan terakhir habis-habisan. (*/cr1)

Baca Juga  Kiai di Kediri Menyampaikan Leprihatinan Soal Sejarah ke Menko Luhut

Sumber: rakyatbengkulu.com

News Feed