oleh

Ngeri! Gas Menyembur 15 Meter di Tenayan Raya Riau, Puluhan Santri Diungsikan

PEKANBARU – Puluhan santri Pondok Pesantren Al-Ihsan Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, digegerkan dengan semburan gas bumi setinggi hampir 15 meter saat proses penggalian mencari sumber air di sana.

‘’Sebanyak 34 santri diungsikan ke Pondok Pesantren Al-Ihsan Pusat akibat semburan gas bumi saat penggalian mencari sumber air di tempat tersebut,’’ ujar Sugiarto, petugas jaga Ponpes Al-Ihsan, Kamis (4/2/2021).

Dia lantas menuturkan peristiwa yang terjadi.  Kamis (4/2/2021) siang, sekitar pukul 14.00 WIB, saat sejumlah pekerja menggali tanah untuk membuat sumur bor, tiba-tiba menyembur gas bumi setinggi 15 meter.

Baca Juga  Program Pinjaman Lunak Bagi Pengusaha Pariwisata dan Ekraf Capai Rp19 Triliun

“(Saat) kita lagi membuat sumur bor. Di kedalaman 119 meter, tiba-tiba menyembur (gas),” katanya seraya menambahkan, semburan gas menimbulkan suara yang cukup kencang.

Lokasi semburan gas, terangnya, dekat dengan bangunan asrama santri hafiz Al-Qur’an. Dan gas yang ke luar, menimbulkan bau kurang sedap.

‘’Khawatir dengan keselamatan penghuni Ponpes Al-Ihsan, pengurus memutuskan menghentikan semua aktivitas dan mengungsikan puluhan santri, karena kemungkinan gas ada mengandung racun.’’

Baca Juga  Update Corona Riau 6 November: 143 Kasus Baru, 207 Sembuh, 7 Meninggal

Sugiarto bersyukur karena tidak ada korban akibat semburan gas bumi tersebut. “Tidak ada yang terluka,’’ sebutnya.

Atas kejadian ini, Ponpes sudah melaporkan insiden itu kepada semua pihak mulai dari RT/RW, Pemko Pekanbaru, aparat Kepolisian, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Pihak kepolisian dan Babinsa pun sudah datang ke lokasi semburan gas. Pihaknya sudah diminta untuk tidak mendekat ke semburan gas.

Baca Juga  Syukurlah! Hasil Uji Labor, Semburan Gas Bumi di Tenayan Raya Riau Tak Berbahaya

Saat itu, sedang dilakukan proses penutupan semburan gas tersebut, yang melibatkan Pemko Pekanbaru yang akan mengirimkan peneliti.

Lebih lanjut dia mengatakan, di daerah Tenayan Raya memang terdapat instalasi pipa gas, dan semburan gas pernah juga terjadi di daerah itu saat proses pencarian sumber air.

“Di daerah Tenayan Raya ini ini pernah terjadi peristiwa serupa, tapi semburan gasnya kecil,” beber Sugiarto. (zon/riausatu.com)

 

Sumber: riau.antaranews.com

News Feed