PEKANBARU – Tahun 2023 diyakini menjadi tahunnya Fahd El Fouz A Rafiq, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Pemuda Nusantara (Bapera).
Pendapat itu dilontarkan oleh Ketua Umum DPP Aliansi Pemuda Nasional, Abdullah Amas, dalam rilisnya yang diterima redaksi riausatu.com, Ahad (8/1/2023).
“Agresif dan proklamatif, plus atraktif. Itulah sosok Fahd A Rafiq, Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar, sang komandan tempur pemuda Indonesia bangkitkan loyalitas kader,” ujarnya.
Dia masih ingat titah perang Fahd A Rafiq waktu melantik pengurus DPD Bapera Riau pada tahun 2022: Segera bereskan “kader-kaderan”, ganti kader beneran!
Saat itu, Fahd menegaskan bahwa dunia organisasi memerlukan orang kuat. “Anda setengah-setengah, berhenti saja jadi pasukan Fahd. Pasukan Fahd pasti kuat, dan siap menghadapi tantangan,” ucapnya.
Fahd A Rafiq, nilainya, bukan saja otak dan panglima perang bagi Bapera dan juga ormas-ormas yang didirikan Golkar. Bahkan, sampai ke pelosok desa dia konsolidasikan.
Pasukan Fahd A Rafiq, tukasnya, seganas pasukan Abrahah dan sebersih rombongan Abdul Muthalib. Fahd berjiwa Putin Rusia, sebutnya.
“Bahkan, video-video di youtube-nya selalu menginspirasi saya di kala memerlukan “jamu” di setiap keletihan narasi,” ungkap Abdullah Anas.
Fahd A Rafiq, sebutnya, adalah osok pemimpin yang tidak mau menunggu besok untuk membuat gebrakan yang mengejutkan.
“Semua organisasi yang dipegangnya hidup, dan seagresif Jengis Khan saat jadi pimpinan perang di Gema MKGR, KNPI, AMPG, dan lain-lain.”
Kegiatan yang dibuatnya gede-gede dan terasa betul buat rakyat kecil. “Fahd ini kadang-kadang saya juluki wali Allah ke-10 khusus pemuda, yang sangat diperlukan untuk bangkitkan negeri,” katanya.
Menurutnya, Fahd A Rafiq juga pengusaha yang berjiwa sosial. Rumah sakit yang dia buat sangat mudah diakses oleh masyarakat ekonomi kelas menengah ke bawah.
“Negara utang banyak sama dia. Bahkan, Kemenpora dia tawarin untuk membiayai Kongres KNPI, waktu itu,” bebernya.
Akhir kalam, Abdullah Amas mengatakan, 2023 adalah tahunnya Fahd A Rafiq. Tahun pemuda Indonesia dipimpin Fahd, penutup kepemimpinan muda Indonesia.
Dia seakan sengaja dilahirkan di akhir. Sepertinya, yang terbaik selalu muncul di akhir. Bukankah Nabi Muhammad muncul di akhir, karena dia yang terbaik.
“Sepanjang sejarah pemuda Indonesia, Fahd A Rafiq adalah penghulu para pemuda dan organisasi kepemudaan, pendobrak zaman,” pungkas Abdullah Amas. (nb)








