oleh

Waduh! Dana Baznas Diduga Dimanfaatkan untuk Politik Praktis dan Pencitraan Anak Bupati Rohil

BAGANSIAPIAPI – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad mewanti-wanti agar dana umat yang disalurkannya jangan diintervensi para pemegang kekuasaan untuk kepentingan politik praktis.

Baznas RI netral dan bersih dari kepentingan politik manapun dalam perannya sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang ditugaskan mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

Namun di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau,  dana Baznas diduga dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis. Modusnya, penyaluran dana umat itu diserahkan oleh Gerakan Milenial Rohil Bangkit (GMRB) yang diketuai anak ketua partai setempat.

Baca Juga  Dengar Pengaduan Ratusan Petani Sawit Kopsa M, Erick Thohir: Siapa Oknumnya?

Memanfaatkan posisi ayahnya sebagai Bupati Rohil Afrizal Sintong, Ketua GMRB Nalladia Ayu Rokan terlihat menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Rohil, beberapa waktu lalu. Padahal, dana bantuan itu berasal dari Baznas Rohil.

“Kita sesalkan dana Baznas Rohil dimanfaatkan untuk politik praktis, untuk pencitraan anak Bupati Rohil, yang dikabarkan akan menjadi caleg di Pileg 2024 nanti,” ujar sumber media siber ini, Jumat (9/9/2022).

Baca Juga  LPPHI Disarankan Lapor KPK dan BPK Soal Potensi Kerugian Negara Akibat HoA CPI dan SKK Migas

Setahunya, tegas sumber yang enggan namanya diposting, Baznas bertugas menyalurkan zakat kepada mustahik sesuai syariat Islam dan menjaga netralitas serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Dari beberapa foto yang dikirim sumber, Ketua GMRB Nalladia Ayu Rokan didampingi beberapa pengurus, terlihat menyerahkan bantuan sembako kepada korban kebakaran di Rohil, beberapa waktu lalu. Sambil menyerahkan bantuan, Nalladia memegang piagam bertuliskan Baznas Kabupaten Rokan Hilir.

Baca Juga  Jaksa Bidik Dugaan Korupsi Setoran Pajak Media di Dinas Kominfo Rohil!

Ketika dikonfirmasi riausatu.com, Jumat (9/9/2022) siang, Ketua Baznas Rohil H. Baharuddin, S.Pd.I, tidak bereaksi sampai berita ini tayang. Pertanyaan konfirmasi yang dikirim via short massage system (SMS) ke nomor 08127612***, tidak dibalas walau laporan pengiriman sudah diterima. (nb)

News Feed