oleh

Resmikan SMAIT Soeman HS, Wagubri: Sekarang Menjadi Orang Pintar itu Mudah

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Wakil Gubernur Riau  (Wagubri) Edy Natar Nasution meresmikan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Soeman HS Pekanbaru, di Jalan Gunung Raya, Pekanbaru, Selasa (17/5/2022).

Wagubri memandang, membangun lembaga pendidikan ini merupakan suatu niat yang mulia dalam mentransfer ilmu serta membangun generasi yang memiliki akhlak yang mulia.

“Zaman sekarang menjadikan orang pintar itu mudah, tatapi berbeda saat ketika lembaga pendidikan itu melakukan pendidikan secara interaktif. Karena saat guru mentransfer ilmu ke muridnya secara langsung, itu akan tersalurkan rasa kasih sayang dan itulah yang menjadi berkah,” jelas Wagubri.

Edy juga menekankan agar para guru tidak boleh dikesampingkan, karena berbakti kepada guru dapat mendatangkan berkah dalam kehidupan.

Baca Juga  Alhamdulillah! Untuk Asesmen, Riau Terima Sertifikat Kategori A

“Budaya seperti memberi salam kepada guru, orang tua itu sangat kental di Bumi Melayu ini. Itu yang diperjuangkan beliau (Soeman HS) bagaimana kita menghargai orangtua dan budaya melayu, ”katanya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita secara simbolis serta peninjauan sarana prasarana sekolah secara langsung oleh Wagubri didampingi Kepala Dinas Pendidikan Riau Kamsol dan pihak Yayasan SMAIT Soeman HS.

Secara pribadi, acara ini mendapat tempat spesial di hati Wagub dikarenakan almarhum Soeman HS merupakan kerabat lama dari Edy Natar Nasution.

Baca Juga  Dukung Pergub Mitra Media, Kapolda Riau Tegaskan Solusi Terbaik

Turut hadir Kadisdik  Riau Kamsol, Ketua Yayasan SMAIT Soeman HS Mashuri, Ketua Dewan Pembina SMAIT Soeman HS Najmah Hanum.

Sebelumnya, dalam acara peresmian SMAIT Soeman HS yang bertempat di jalan Gunung Raya Pekanbaru, Selasa (17/5/2022), Ketua Yayasan SMAIT Soeman HS, Mashuri menjelaskan sejarah singkat mengenai filosofi dipilihnya nama Soeman HS menjadi nama sekolah tersebut.

Dalam sambutannya Mashuri mengungkapkan bahwa Soeman HS merupakan seorang tokoh pujangga sastra, bahasawan dan tenaga pendidik kelahiran 4 April 1904 Tapanuli Selatan, Sumatera Utara dan wafat pada 8 Mei 1999 di Pekanbaru pada usia 95 tahun.

Soeman merupakan anak ke enam dari tujuh bersaudara dari pasangan Wahid Hasibuan dan Turumun Lubis.  Namun, kedua orang tuanya pindah ke Kabupaten Bengkalis setelah menikah.

Baca Juga  DPRD Kota Pekanbaru Mengucapkan Selamat Hari KORPRI

Sementara terkait riwayat pendidikan, beliau menempuh pendidikan  dasar di Sekolah Melayu pada tahun 1912. Kemudian pada tahun 1919 beliau bersekolah di Normaal Cursus (pada masa itu setingkat SMP) di Medan, Sumatera Utara. Beliau lalu melanjutkan SMAnya di Normal School di Langsa, Aceh.

Soeman diangkat menjadi guru di Hollands Indlandsche School di Siak Sri Indrapura pada tahun 1923 – 1930. Setelah itu, pada tahun 1930-1940 beliau diangkat menjadi menjadi Kepala di Sekolah Bumi Melayu di Pasir Pangarayan. (adv)

News Feed