oleh

Rumah Donasi Kemanusiaan lirik pembibitan Bayam Brazil untuk tingkatkan ekonomi dhuafa

Pekanbaru (Siberindo.co) – Rumah Donasi Kemanusian (RDK) lakukan uji coba pembibitan Bayam Brazil yang akan diterapkan pada Program Rumah Pertanian Sehat bagi kaum dhuafa.

“Program pemberdayaan kaum dhuafa salah satunya adalah Rumah Pertanian Sehat. Program ini termasuk bagian dari program bantuan mikro mustahik,  diperuntukkan kepada kaum dhuafa yang memiliki keinginan untuk meningkatkan perekonomian mereka,” demikian dikatakan Manajer Program RDK, Muhammad Iqbal kepada Siberindo.co di Kantor RDK, Komplek Pandu Kavling 8, Jalan Pandu Simpang Tiga, Pekanbaru, Ahad (19/07/2020).

Dipilihnya Bayam Brazil sebagai salah satu produk unggulan, disebutkan Iqbal karena tanaman ini mudah dipelihara dan sangat cepat untuk di panen. Disamping itu harga di pasaran cukup tinggi bila dibandingkan sayuran lainnya.

Baca Juga  Zarman Chandra Tinjau Lima Titik Banjir

“Menurut tutor yang memberikan pelatihan, harga bayam Brazil mentah untuk satu hidangan bisa capai Rp30 ribu.  Ini yang membuat kita tertarik mengembangkannya,” ujar Iqbal.

Dialin pihak, Direktur Utama RDK, Budi Santoso mengatakan bila pembibitan ini sukses, maka pihaknya akan memberi modal kepada kaum dhuafa binaan RDK untuk menanamnya.

“Hasil panen bayam Brazil tersebut akan kita carikan pembelinya, sehingga petani tidak perlu bersusah payah memasarkannya. Kita ingin apa yang dikerjakan petani tersebut dapat berlansung terus menerus sehingga akan menambah pendapatan mereka. Dengan demikian, kita berharap kaum dhuafa binaan RDK dapat meningkatkan ekonomi dan keluar dari garis kemiskinan,” kata Budi memaparkan.

Baca Juga  Riau 5 Terbanyak Nasional, Ini Sebaran 179 Kasus Baru Corona RI 22 Desember

Dari pantauan, kegiatan pembibitan tersebut dibantu sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Pekanbaru yang tengah melaksanakan KKN di Kelurahan Simpang Tiga, Pekanbaru.

“Bayam Brazil atau dalam bahasa Latin disebut Alternanthera sissoo, memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Misalnya untuk melancarkan peredaran darah, meningkatkan imun tubuh,  mencegah kanker, membantu mengurangi obesitas hingga mencegah sembelit dan peradangan gusi,” ujar Rosyita, tutor mini farm yang memberikan penyuluhan tata cara pembibitan bayam Brazil di kebun mini milik RDK.

Kata Rosyita, penanaman bayam Brazil tidak hanya dapat dilakukan dengan skala besar, untuk skala rumah tangga juga dapat diterapkan dengan memanfaatkan pekarangan rumah.

Baca Juga  15 Provinsi dengan Kasus Kematian Corona Terbanyak, Riau Urutan Berapa?

“Sayuran ini mudah tumbuh dan berkembang cepat. Dalam waktu dua pekan saja sudah bisa panen. Media tanam juga tidak sulit, bisa di tanah atau menggunakan polybag, jadi sangat cocok dikembangkan untuk konsumsi pribadi,” ujar Rosyita.

Ditanya tentang harga bibit, Royita mengatakan untuk setiap batang dapat dibeli seharga Rp3 ribu rupiah. “Tidak terlalu mahal, dengan menanam sepuluh batang saja, sudah menghasilkan panen berlimpah dan dapat ditanam kembali pada tanah dengan luas 5 meter persegi,” katanya.

Pewarta : Safrinayanti

Komentar

News Feed