oleh

Gawat! Demo, AMPB Tuding Walikota Firdaus dan M Jamil ‘Gembong’ Koruptor Pekanbaru

PEKANBARU – Puluhan massa Aliansi Mahasiswa Pekanbaru Bersuara (AMPB), Selasa (22/3/2022) sore, kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Mereka menuding Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT dan Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru H Muhammad Jamil SAg MAg MSi sebagai “gembong” koruptor Pekanbaru.

‘’Walikota Firdaus dan Sekko M Jamil kami duga gembong koruptor Pekanbaru. Karena itu, kami minta Kejati Riau mengusut tuntas,’’ tegas Korlap AMPB, Cecep Pernama Galih, dalam aksinya.

Baca Juga  Update Corona di Riau 11 Februari: Kasus Baru Kembali di Bawah 100, 45 Sembuh, 3 Meninggal

Menurutnya, Walikota Pekanbaru Firdaus diduga terlibat kasus korupsi pembebasan tanah Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya sebesar Rp800 miliar.

‘’Dalam kegiatan pembelian tanah di Tenayan Raya ini, kami menduga negara mengalami kerugian sebesar Rp200 miliar, alias diduga dikorupsi oleh Firdaus ini,’’ beber Cecep.

Fidaus, sebutnya, juga diduga menjual pendapatan asli daerah (PAD) Pekanbaru untuk bayar utang dengan cara mengontrakkan kawasan parkir ke pengusaha DH selama 10 tahun, padahal Perda 2016 hanya boleh 5 tahun.

Baca Juga  Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Disbudpar Gelar Ratusan Event Tiap Tahun

Terakhir, Cecep meminta Kejati Riau mengusut tuntas kasus M Jamil –saat itu menjabat Kabag Umum dan Perlengkapan Pemko Pekanbaru—, terkait dugaan korupsi proyek tenda membran rumah dinas Walikota Pekanbaru tahun 2014.

‘’Pengadaan tenda membran di Rumah Dinas Walikota Pekanbaru itu sebesar Rp2 miliar, namun yang dikerjakan hanya Rp500 juta, sisanya Rp1,5 miliar diduga dikorupsi,’’ bebernya.

‘’Kami tidak meminta mereka dipenjara, itu tergantung Kejati. Silakan mereka diproses. Jika tidak terbukti, saya Cecep siap ditangkap. Tapi kalau mereka terbukti, tangkap mereka, simple toh,’’ pungkas Cecep.

Baca Juga  DPRD Ingatkan Walikota Pekanbaru Selesaikan Corona Ketimbang Bangun Tugu Roda Terbang

Ketika dikonfirmasi riau.siberindo.co secara terpisah melalui pesan WhatsApp, Selasa (22/3/2022) malam, baik Walikota Pekanbaru Firdaus dan Sekko Pekanbaru M Jamil, memilih bungkam.

Pertanyaan klarifikasi terkait tudingan AMPB bahwasanya mereka berdua adalah “gembong” korupsi Pekanbaru, tidak dibalas sampai berita ini diposting, terlihat hanya dua conteng tanda telah dibaca. (nb)

News Feed