oleh

Kunjungi Kamp Pengungsi Letusan Gunung Api Ruang, Deputi IV BNPB Sambangi Posko Induk

SITARO –  Deputi IV Bidang Rehabilitas dan Rekonstruksi BNPB Pusat Jarwansah bersama Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw mengunjungi kamp pengungsi dampak letusan Gunung Api Ruang, Selasa (23/4/2024).

Kedatangan Wagub Kandouw dan Deputi IV BNPB Jarwansah ke Pulau Tagulandang untuk melihat secara langsung fasilitas publik maupun rumah warga yang rusak akibat dampak dari letusan beberapa waktu lalu.

Rombongan menyambangi Posko Induk yang berlokasi di Kampung Apengsala, Kecamatan Tagulandang. Dengan tujuan memantau kesiapan dapur umum, tim medis dan penyaluran bantuan, serta kesiapan lainnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Sitaro Joi E B Oroh menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wagub Provinsi Sulut dan Deputi IV BNPB bersama Forkopimda atas kunjungannya di Tagulandang.

Baca Juga  Bulan Depan, Arsjad Rasjid Dijadwalkan Melantik Pengurus Kadin Riau Masa Bakti 2022-2027

Diketahui letusan Gunung Api Ruang mengakibatkan 12.476 jiwa terdampak dan 3.598 jiwa harus mengungsi. Selain itu sebanyak 3.908 rumah penduduk yang berada di Pulau Ruang dan Pulau Tagulandang rusak.

Sementara itu Jarwansah dalam keterangan terpisah mengakui, kondisi terkini pendampingan Erupsi gunung Ruang Kabupaten Sitaro, tgl 23 April 2024 pasca penurunan status dari Level IV (Awas) ke Level III (Siaga).

Dikatakan, BNPB telah melaksanakan koordinasi dan peninjauan bersama Wakil Gubernur, Pangdam XIII Merdeka, Kapolda Sulut dan pejabat terkait Forkompinda lainnya untuk pemberian bantuan secara simbolis di Posko Terpadu di Desa Apengsala.
Peninjauan dan pemberian bantuan secara simbolis di RSUD Tagulandang, dan udang Logistik di BLK.

Baca Juga  Berikut Sebaran 6.982 Kasus Baru Corona RI 20 Desember, Riau Tambah 121

Menyinggung jumlah data terakhir status pengungsi sebanyak, 6.229 Jiwa mengungsi, 14.045 Jiwa terdampak dengan rincian Kab. Sitaro 6.125 Jiwa Mengungsi (2.943 L dan 3.182 P ) yang tersebar di 13 Titik.

Selanjutnya, 14.045 Jiwa terdampak (6842 L dan 7044 P) 6.125 jiwa dimana 495 jiwa diantaranya adalah penduduk desa dari kaki gunung Ruang yaitu Desa Laingpatehi dan Pumpete (laporan pihak lamtamal lebih 400 penduduk eksodus ke Bitung menggunakan KRI Kakap dlm 4x keberangkatan).

Baca Juga  Kasus Baru Corona Riau 21 Desember Tambah 5, Ini Sebaran Lengkapnya

Sedangkan selebihnya adalah penduduk lokal desa2 Tagulandang yg trauma dan rumahnya rusak akibat hujan batu.

Seusai melakukan peninjauan tim BNPB melakukan pendampingan penguatan serta merencanakan operasi penanganan darurat esok hari POSKO terpadu di Apengsala.

Sementara aktivitas ekonomi masyarakat sudah mulai berjalan normal dengan aktifnya listrik PLN, ATM sdh aktif, toko-toko dan pasar Tagulandang sudaj buka dan kapal-kapal penumpang dan barang juga sudah aktif beroperasi. ***

News Feed