oleh

Diduga Bunuh Janda, Oknum Perwira Polres Pelalawan Riau Jadi Tersangka

PELALAWAN – Iptu RK, oknum polisi yang bertugas di Polres Pelalawan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan janda yang tewas di rumah dinasnya di Aspol Polres Pelalawan, Rabu (2/6/2021) lalu. ini”

“Iya, oknum polisi tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, Rabu (23/6/2021).

Indra mengatakan, penetapan status tersangka terhadap oknum Polisi tersebut setelah dia menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Riau.

Baca Juga  Penghargaan SMSI: Azyumardi Azra Pelopor Pers Merdeka

Sejauh ini, Indra belum menyebutkan secara rinci perihal kasus dugaan pembunuhan janda asal Rantau Perapat, Sumatera Utara, berinisial DY (49), yang jasadnya sempat dikebumikan di kampung halamannya. Polisi masih terus mendalami kasus ini.

Informasi yang dirangkum, korban awalnya dari Rantau Perapat berkunjung ke rumah Iptu RK di Aspol Polres Pelalawan.

Belum diketahui pasti maksud korban menemui Iptu RK, apakah mau konsultasi atau apa. Polisi masih terus mendalami kasus ini.

Baca Juga  Kembali Turun Kasus Corona di Riau 15 Februari, 51 Sembuh, 2 Meninggal

Di rumah dinas itu korban meninggal dunia dan jasadnya dibawa ke Rantau Prapat dengan menggunakan mobil ambulan. Dy sempat dikebumikan di kampung halamannya.

Namun, keluarga yang curiga dengan tewasnya korban kemudian membuat laporan ke Polres Pelalawan.

Tak lama dimakamkan, keluarga merasa ada kejanggalan terhadap kematian korban dan selanjutnya keluarga melapor ke Polres Pelalawan.

Baca Juga  Luar Biasa! 36 Hari Operasi, Polda dan BNNP Riau Sita 122,38 Kg Sabu

Polres Pelalawan yang mendapat laporan pengaduan soal kecurigaan meninggalnya DY, langsung melakukan penggalian kembali kuburan korban untuk proses otopsi.

Kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Polisi belum bisa menyimpulkan tewasnya korban, karena proses otopsi masih berjalan.

Dugaan sementara, korban tewas akibat cekikan sang oknum polisi hingga lehernya patah. (*/nb)

News Feed