oleh

Pembangunan Gedung SDN Resongo IV Sudah Mencapai 90 Persen

Probolinggo– Para siswa dan guru SDN Resongo IV, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, akan bisa kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan nyaman dan aman. Pembangunan gedung sekolah yang sempat ambruk itu, sudah memasuki tahap akhir. Targetnya, bulan depan harus rampung.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pembangunan gedung SDN Resongo IV sudah rampung. Diperkirakan sudah mecapai 90 persen. Sejumlah pekerja masih turun untuk melakukan finishing.

“Alhamdulillah, pengerjaan pembangunan gedung SDN Resongo IV berjalan lancar. Meski sempat sering hujan, tapi sudah hampir rampung,” ujar Kepala SDN Resongo IV Sugianto.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan, pembangunan gedung yang anggarannya bersumber dari Kementerian Pendidikan, itu memang masih dalam pengerjaan. Proyek ini digarap sejak akhir 2020 dan harus rampung tahun ini. “Karena proyek ini multiyears,” ujarnya.

Fathur mengaku optimistis gedung tersebut rampung bulan depan. Sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. “Saat ini sudah hampir rampung,” terangnya.

Baca Juga  Bio Farma Menunggu Instruksi Distribusi Vaksin COVID-19 Astrazeneca Dari Kemenkes

Ia berharap, setelah gedung itu rampung, akan membuat dunia pendidikan di kawasan tersebut juga meningkat. Sebelumnya, siswa yang belajar dengan keterbatasan gedung tetap semangat. Dengan gedung baru, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman.

“Harapannya, siswa juga tambah semangat, termasuk dewan gurunya. Karena fasilitas yang dibangun juga baru. Lebih aman dan nyaman,” ujarnya, dilansir dari jambione.com grup siberindo.co.

Diketahui, pada 2019 silam, sebagian gedung SDN Resongo IV ambruk karena termakan usia. Sebagai gantinya, BPBD Kabupaten Probolinggo mendirikan tenda darurat agar siswa tidak berdesakan-desakan belajar di musala.

Baca Juga  Tiga Wartawan Riau Terima Anugerah Press Card Number One dari PWI Pusat, Ini Mereka

Cukup lama para siswa harus rela belajar di bawah tenda. Karena gedung sekolah mereka sudah tidak aman ditempati kegiatan belajar mengajar. Syukur, kini gedung baru yang dibangun sudah hampir rampung. (*/cr1)

News Feed