oleh

Isu Uang dalam Musorprov KONI Riau, Catatan Helmi Burman

TUNTUTAN jangan sampai ada permainan uang dalam bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Desember 2021, pastinya akan didukung banyak pihak.

Sebagai organisasi induk pembinaan olahraga di Riau, setidaknya sikap jujur, kesatria dan sportif wajib menjadi syarat mutlak seorang calon Ketua Umum KONI Riau periode 2022-2026 mendatang.

Dalam tiga kali pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir yang diikuti atlit-atlit Riau, kontingen daerah ini selalu berada di posisi 10 besar dari 34 provinsi di Indonesia. Posisi ke-6 pada PON XVIII Tahun 2012 di Riau. Posisi ke-7 PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat. Terakhir, posisi ke-8 PON XX Tahun 2021 di Papua.

Untuk Wilayah Sumatera, dua kali berturut-turut Riau menjuarai Pekan Olahraga Wilayah (Porwil). Selisih perolehan medali emas Kontingen Riau dengan tim Sumatera Utara yang berada di urutan kedua, malah cukup jauh.

Dengan prestasi membanggakan itu, tidak salah kiranya jika ada unsur masyarakat pencinta olahraga yang gusar begitu mendengar ada indikasi permainan uang jelang kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Riau ke depan.

Baca Juga  Ide Bibra Maju Ketua Umum KONI Riau, Ini yang Akan Dilakukannya!

Wajar jika muncul riak. Pertanda rakyat Riau sayang dan cinta kepada dunia olahraga. Sungguh sangat disayangkan jika perjuangan berdarah-darah para atlit yang berlatih selama ini, dirusak oleh isu jual beli suara dalam pemilihan calon Ketum KONI Riau.

Sebagai salah seorang pengurus KONI Riau, saya ingat betul bagaimana almarhum Emrizal Pakis pada periode pertama sebagai Ketua Umum KONI Riau, beliau meletakkan pondasi pembinaan atlit anak jati Riau.

“Mulai saat ini, kita fokus mendidik dan membina putra-putri Riau sebagai atlit kebanggaan daerah. Tidak ada yang tidak mungkin. Dengan kerja keras, insya Allah kita bisa!” tegas almarhum dalam Rapat Pleno KONI Riau waktu itu.

Alhamdulillah, dengan kerja keras bersama dan semangat keberhasilan 6 besar nasional pada PON XVIII di Pekanbaru waktu itu, atlit Riau kembali mampu menunjukkan keperkasaannya pada PON XIX 2016 di Jawa Barat.

Baca Juga  Caretaker KONI Riau dan Syarat 30 Persen, Catatan Kritis Helmi Burman

Kontingen Riau masih berada di posisi 7 besar nasional, dengan peroleh medali 18 emas. Hanya turun satu peringkat sewaktu jadi tuan rumah.

Dan ingat. Atlit yang bertarung di Jawa Barat saat itu adalah, atlit anak Riau yang dilatih sejak awal.

Rentang waktu pembinaan yang cukup dan kesungguhan semua pihak: pelatih, atlit, dan seluruh pengurus KONI Kabupaten/Kota, prestasi atlit tetap terjaga. Dalam berbagai iven kejuaraan nasional, atlit Riau mampu menunjukkan kualitasnya.

Puncaknya adalah PON XX September 2021 lalu. Riau kembali mampu berada di 10 besar nasional. Nomor urut 8 dengan raihan 21 medali emas.

Bravo olahraga Riau!!!

Saya yang hanya sebutir debu dalam kemenangan olahraga Riau, begitu bangga dengan prestasi atlit kita. Dan kita —masyarakat Riau— wajib mengucapkan terima kasih kepada para pahlawan olahraga ini.

Mereka adalah anak-anak kita, generasi emas milik Riau. Sampai hatikah kita menodai usaha keras mereka dengan “meracuni” arena Musorprov KONI Riau dengan praktik uang?

Saya rasa tidak. Semoga saja itu hanya tudingan tidak berdasar. Hanya fitnah keji yang menjijikkan!! Karena kalau dipikir-pikir, jabatan Ketua Umum KONI Riau adalah ladang pengabdian. Bukan arena politis, atau sekadar mencari panggung.

Baca Juga  Bobolnya Dana Nasabah di BJB, Catatan Helmi Burman

Jangan main-main dengan api. Bisa terbakar nanti. Tangan mencencang bahu memikul. Begitu banyak perumpamaan yang bisa kita jadikan pedoman. Usaha yang baik akan menghasilkan yang baik-baik. Berpahala di sisi Allah Azza wajalla, malah. Dan, pilihan ada di diri kita masing-masing.

Masih banyak cara lain jika ingin membesarkan olahraga di Riau. Misalnya, dengan terjun langsung membina salah satu cabang olahraga.

Dan saya rasa, dari beberapa nama kandidat calon Ketum KONI yang muncul saat ini, semuanya adalah figur potensial yang layak memimpin teraju KONI Riau ke depan. Menciptakan generasi emas di bidang olahraga.

Jangan sampai kerja keras dan dana yang sudah digunakan sia-sia. Arang habis besi binasa. Kalah itu biasa, tapi sakitnya itu di sini!!💘

SALAM OLAHRAGA!!!!

Helmi Burman
Kepala Cabang Riau.Siberindo.co

News Feed