oleh

Mahasiswa Demo, Desak Kejati Riau Periksa SF Hariyanto Diduga Terima Suap Rp2 Miliar!

PEKANBARU – Sejumlah mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Kamis (6/102/2022) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka mendesak Kejati Riau untuk mengusut sejumlah dugaan kasus korupsi yang melibatkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto.

Dalam unjuk rasa tersebut, massa mahasiswa mengusung poster dan membentangkan spanduk tuntutan yang salah satunya bertuliskan “PT Veria Delicipta diduga memberikan suap 2M kepada SF Hariyanto sebagai Sekdaprov Riau untuk memenangkan tender”.

Baca Juga  KBRI Roma Agendakan Kegiatan Ramadhan 2021 Bertajuk "Rahmah"

Maldi, Koordinator unjuk rasa, dalam orasinya menyatakan, apa yang dilakukan oleh SF Hariyanto dengan jabatannya sebagai Sekdaprov jelas sangat tidak terpuji. “Dan kami inginkan agar SF Hariyanto dievaluasi,” ujarnya.

Ia menyebut, Kejati Riau harus mampu mengungkap kebenaran atas dugaan suap menyuap untuk pemenangan tender yang melibatkan SF Hariyanto sebagai Sekdaprov.

“Karena itu, kami menuntut Kejati Riau harus mampu mengungkap dan bilamana terbukti, kami menginginkan perusahaan dan si pemberi suap atas nama Bobi dan perusahaannya PT Vetia Delicipta (VD) & PT Byan Cahaya Perkasa (BCP) tidak lagi diberi ruang Provinsi Riau,” ucapnya.

Baca Juga  Plh Sekdaprov Riau Bangun Tol Rengat-Pekanbaru

Para pendemo juga mendesak Kajati Riau Supardi agar segera memeriksa SF Hariyanto atas dugaan suap tersebut.

Kasubag Kamdal Kejati Riau Victor Wood sempat menemui para demonstran yang membacakan tuntutannya dan menerima tuntutan para demonstran.

Viktor berjanji menindaklanjuti tuntutan itu kepada pimpinannya.

“Semua kasus korupsi jadi atensi kita, untuk itu aspirasi ini saya terima kemudian akan saya sampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti,” kata Viktor.

Baca Juga  AMKP Demo Lagi, Desak Kejati Usut HGU PT SDG dan Dugaan Pencucian Uang Ciliandra Fangiono

Dari pantauan Riausatu.com, ada dua mahasiswa sempat diamankan dan dibawa ke petugas berpakaian preman ke Mapolresta Pekanbaru untuk dimintai keterangan.

Sementara Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Kompol Andrie Setiawan, belum memberikan keterangan resmi terkait diamankannya dua pendemo tersebut. (dmd)

News Feed