oleh

Masih Soal Iklan Rokok di Videotron Kejati Riau, Vendor ‘Ngotot’ Sesuai SE Walikota

PEKANBARU – Perwakilan vendor videotron yang berlokasi di halaman gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ‘ngotot” bahwasanya penayangkan iklan rokok di reklame miliknya sudah sesuai dengan Surat Edaran (SE) Walikota Pekanbaru.

‘’Ada, surat edaran Walikota membolehkan (iklan rokok) di videotron,’’ jawab Jalius Hariadi, perwakilan vendor videotron yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, ketika dikonfirmasi media siber ini, Rabu (18/11/2020) siang.

Namun pernyataan Jalius Hariadi ini dibantah oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. ‘’Ndak ada itu, mana ada SE Walikota Pekanbaru yang membolehkan iklan rokok di jalan protokol seperti dilarang dalam Perwako,” tegas Kabag Humas Pemko Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman.

BACA JUGA:  Tambah 38 Pasien Positif, Corona Meledak di Riau Hari Ini

Setahu dia, sesuai Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 24 Tahun 2013, ada kawasan tidak dibolehkan media reklame menampilkan iklan rokok.  Salah satunya, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman mulai simpang Jalan Hangtuah sampai dengan simpang menuju Bandara.

Baca: https://riau.siberindo.co/10/11/2020/hebat-perwako-melarang-tapi-iklan-rokok-di-videotron-ini-tetap-tayang/

Seperti diberitakan, Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru jauh-jauh hari sudah menegaskan iklan rokok di videotron di jalan protokol dilarang tayang. Hebatnya, videotron yang berlokasi di halaman gedung Kejati Riau ini tetap menayangkan iklan rokok.

Berdasarkan Perwako Nomor 24 Tahun 2013, lokasi di mana videotron itu berdiri yakni Jalan Jenderal Sudirman Kota Pekanbaru ini termasuk jalan protokol, kawasan tidak dibolehkan menampilkan iklan rokok.

BACA JUGA:  Update Total Corona di Riau 18 Agustus: 1.039 Positif, 16 Meninggal

Terpisah, praktisi hukum Supriadi Bone, SH, C.L.A, ketika dimintai pendapatnya terkait iklan rokok di videotron di gedung Kejati Riau ini mengatakan, SE Walikota tidak dapat menganulir Perwako, apatah lagi surat itu saling bertentangan. ‘’Kalau itu yang terjadi, sudah jelas cacat hukum,‘’ tegasnya.

Baca juga: https://riau.siberindo.co/12/11/2020/iklan-rokok-di-videotron-kejati-supriadi-se-tidak-dapat-menganulir-perwako/

Pernyataan keras dilontarkan LSM Koalisi Indonesia Bersih (KIB) Riau. “Kita minta penegak hukum Polda Riau menelusuri ke mana uang pajak iklan rokok di videotron itu dibayar,” ujar Ketua LSM KIB Riau, Hariyadi SE.

BACA JUGA:  Update Corona Riau 3 Oktober: Tambah 172 Kasus, Sembuh 488

Pintu masuk Polda Riau mengusut permasalahan ini, sebutnya, karena perwakilan vendor videotron mengatakan sudah membayar semua pajak-pajak sesuai peraturan berlaku. Padahal, sudah jelas diatur dalam Perwako Pekanbaru ada beberapa titik di Jalan Sudirman dilarang iklan rokok, termasuk videotron di halaman gedung Kejati Riau.

“Tentu perbuatan vendor videotron yang berlokasi di gedung Kejati Riau menayangkan iklan rokok melanggar Perwako dimaksud, sementara Pemko Pekanbaru diduga melakukan pembiaran. Ada apa?,” pungkas Hariyadi. (zon/riausatu.com)

Lebih lanjut baca: https://riau.siberindo.co/11/11/2020/heboh-iklan-rokok-di-videotron-di-kejati-riau-langgar-perwako-lsm-ini-minta-polda-usut/

News Feed